:: The Anonymity ::

Fictional Stuff of My Non-fictional Life

Hari Tanpa tiVi

Well, udah beberapa hari ini rumah sepi dari suara tipi. Ihiks…tipi di rumah lagi rusak. Ndak tau niy tiba2 layar tivinya berubah jadi warna merah. Kata ibu sama adikku sih, katanya habis nonton tivi yang notabene warna layarnya berubah jadi warna merah itu, mata jadi nggak fokus. Semua benda yang dilihat berubah warna jadi ijo (tanya kenapa?)
Beberapa hari ini tivi-nya jadi nginep di tukang reparasi tivi. Ouwch…
Maklum nih tivi udah dari jaman dahulu kala. Kata Ibu sih udah sejak taon 1997. Ukurannya 14inches, nih meski jadul tapi punya cerita tersendiri. Makanya dari jaman itu pun nggak pernah ganti tivi, alias the only one forever (ups…at least until now).
Barusan Bapak sama adik ngecek lagi ke tukang reparasi tivi-nya, uhm…katanya sih yang perlu diganti tabung-nya (aku ndiri nggak paham bagian2nya hehe). Sempet kepikiran juga buat ganti alias beli yang baru. Tapi adikku malah bilang…
“Nanti aja mbak, kalau udah dibenerin baru dijual.”
“Nah kalau dijual tapi malah tekor alias nggak balik modal sama biaya reparasinya gimana?”tanyaku.
“Hehehe.”
Dulu nih tivi pernah digadai. Aku masih inget banget waktu itu lagi butuh uang buat masuk SMP. Hmmm…sebenernya aku agak sedih juga kalo inget2 waktu itu. Lagi nggak ada uang buat biaya masuk SMP. Aku sampe hampir nangis malah, waktu nunggu di SMP sampe siang, nungguin bapak yang nggak dateng2 buat mbayarin uang daftar ulang masuk SMP. Saat itu emang jujur adalah salah satu masa2 sulit, khususnya tentang keuangan.
Udah hampir jam1 siang, loket pembayaran daftar ulang mo ditutup. Ya, alhamdulillah terlunasilah uang gedung dsb buat masuk smp saat itu.
Sampe di rumah aku baru nyadar kalau satu2nya ‘barang berharga’ waktu itu nggak ada. Tivi di rumah terpaksa digadaikan. Buat bayar uang masuk smpku.
Ihiks…
Sempet kesepian juga sih, nggak ada hiburan, nggak ada tivi.
Alhamdulillah gak lama setelah itu, ada rejeki lagi. Dan…tivi itu pun bisa ditebus!

Berujung pada beberapa hari yang lalu. Tivi di rumah mulai sekarat. Ugh. Emang udah tua juga usia tivi ini. Entahlah apa nantinya mo dijual ato gimana. Let’s see next hehe.
Beberapa hari tanpa tivi? Hmmm…emang kalau udah kebiasaan, susah buat diilangin. Kayaknya yang ngerasa paling kesepian tuh Ibu, soalnya beliau yang sehari2nya di rumah hiburannya ya tivi (kalo nih anak2nya sama suaminya pergi keluar rumah). Hufff…
Kalo aku sih nggak begitu masalah, cuman kangen aja nonton tivi (loh?)
Liburan seminggu ini kebanyakan jadi nongkrong di depan kompi.
Pengen banget bisa bikin sesuatu. Duh, pengen bikin novel…tapi bikin draft-nya aja nggak beres2 huhuhu. Trus juga mo ikutan lomba nulis esai, eh malah bingung nulis apa. Jadi stuck gini huwaaa….

Emang sih seminggu ini aku di rumah doang. Setelah drama performance, jadinya belum balik lagi ke kampus. Mo ambil KHS, tapi haduh jadi deg2an gini yack. Jujur banget aku nggak maksimal di semester ini. Gak tau lagi wes gimana IPku semester ini…hikz!

::makanya Ndah, laen kali kalo kuliah yang niat ==> menasehati diri sendiri.

:::ternyata nggak enak juga kelamaan nggak nonton tivi, jadi nggak tau perkembangan berita (cieee…emangnya aku cuman suka nonton berita doang?)

June 20, 2009 - Posted by | Be a Learner, Bete dot com, Haiyaaa | , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: